Kumpulan Berita
Sejak Selasa 2 Agustus 2022, sore, hingga dini hari tadi, Rabu (3/8/2022), gunung berapi itu mengeluarkan letusan sebanyak 6 kali.
Dalam laporan itu, terlihat asap kawah utama berwarna putih dan kelabu dengan intensitas tebal tinggi sekitar 3.000 meter dari puncak.
Menurunnya pengunjung wisata itu, karena adanya aktivitas letusan Gunung Anak Krakatau.
Debu berada di ketinggian 500 Millibars (Mb) atau setara dengan 18.000 kaki.
BMKG menjelaskan bahwa suara dentuman yang terdengar di Jakarta dan sekitarnya tidak berasal dari gempa di Gunung Anak Krakatau.
Erupsi Gunung Anak Krakatau (GAK) di Selat Sunda masih berlangsung hingga pukul 10.00 WIB.
Aktivitas gunung yang berada di Selat Sunda tersebut pernah lebih dahsyat dari sekarang. Letusannya jauh lebih besar