Kumpulan Berita
Polri melakukan sejumlah rekayasa lalu lintas (lalin) selama momen arus mudik dan balik Lebaran 2026. Diskresi itu dilakukan guna memecah potensi kepadatan akibat melonjaknya volume kendaraan.
Angka fatalitas kecelakaan saat arus mudik dan balik Lebaran 2026 turun signifikan dibandingkan tahun lalu.
Distribusi lalu lintas didominasi dari arah timur (Trans Jawa dan Bandung) sebanyak 1.640.413 kendaraan atau 48,5 persen.
Antrean kendaraan di lintasan penyeberangan Ketapang??"Gilimanuk dilaporkan mencapai sekitar 5,8 kilometer pada puncak arus balik Lebaran 2026. Meski demikian, PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) memastikan arus kendaraan tetap bergerak dan terkendali melalui percepatan layanan di pelabuhan.
Penerapan rekayasa lalu lintas berupa sistem one way serta kehadiran petugas kepolisian di lapangan dinilai efektif dalam menjaga kelancaran perjalanan.
Indikator terlihat dari kecepatan rata-rata kendaraan di ruas tol utama yang tetap tinggi selama periode puncak pergerakan.
PT KAI Daop 1 Jakarta mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan aktivitas di jalur rel kereta api selama masa arus balik Lebaran 2026. Imbauan ini disampaikan menyusul masih tingginya mobilitas penumpang serta adanya temuan perilaku tidak tertib di sekitar jalur rel.
Dia menambahkan, dibandingkan tahun sebelumnya pada H+7 Lebaran 2025 lalu, jumlah penumpang di tahun ini mengalami penurunan.