Kumpulan Berita
AAJI melaporkan pendapatan industri asuransi jiwa selama kuartal I-2024 sebesar Rp60,71 triliun atau naik 11,7%.
keberadaan agen asuransi tetap jadi ujung tombak industri asuransi jiwa di Tanah Air.
Industri asuransi mengalami tekanan setelah pulih dari pandemi Covid-19.
AAJI mencatat industri asuransi jiwa telah membayarkan klaim dan manfaat sebesar Rp83,93 triliun selama semester I 2022.
AAJI melaporkan bahwa pendapatan industri asuransi jiwa menurun 12,3% secara tahunan (year-on-year/yoy) dari Rp120,2 triliun.
Direktur Eksekutif AAJI Togar Pasaribu mengakui ada masalah pada agen dari perusahaan unit link.
Industri asuransi jiwa mencatatkan pendapatan positif sebesar Rp62,66 triliun pada kuartal I-2021.
Pandemi Covid-19 berimbas pada perlambatan pertumbuhan banyak industri, tak terkecuali industri asuransi jiwa