Kumpulan Berita
Industri asuransi syariah masih menghadapi tekanan sepanjang 2026. Hingga Juli, kontribusi industri tercatat mengalami kontraksi 12,67% secara tahunan (year on year/YoY).
Meningkatnya biaya kesehatan dan kebutuhan akan perlindungan jangka panjang membuat masyarakat perlu mempersiapkan perlindungan kesehatan yang dapat melengkapi manfaat yang telah dimiliki.
Pada periode yang sama, bisnis baru juga tumbuh 31% menjadi sekitar Rp1 triliun dengan kontribusi bruto mencapai Rp4,2 triliun dan pangsa pasar sekitar 22%.