Kumpulan Berita
Badan Pangan Nasional (Bapanas) memastikan kondisi harga pangan nasional tetap stabil pasca Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah.
Bapanas memberikan fleksibilitas kebijakan dalam distribusi beras SPHP dengan memperbolehkan penggunaan kemasan produksi tahun 2023-2025
Badan Pangan Nasional (Bapanas) menyatakan Indonesia mencapai swasembada pangan. Impor pangan strategis Indonesia saat ini hanya berada di kisaran 5 persen.
Badan Pangan Nasional (Bapanas) memastikan kondisi ketahanan pangan Indonesia saat ini berada dalam posisi yang sangat aman. Berdasarkan data terbaru, mayoritas komoditas pangan utama tercatat mengalami surplus produksi yang signifikan, bahkan melebihi total kebutuhan konsumsi masyarakat.
Kenaikan harga plastik turut berdampak pada harga pangan pokok strategis, termasuk beras dan juga gula. Hal ini seperti diungkap Deputi Ketersediaan dan Stabilisasi Pangan Badan Pangan Nasional (Bapanas), I Gusti Ketut Astawa.
Badan Pangan Nasional (Bapanas) mendesak distributor dan importir untuk mematuhi harga acuan pemerintah di tengah tren kenaikan harga kedelai. Langkah ini dilakukan guna menjaga stabilitas harga, khususnya bagi pengrajin tahu dan tempe agar tidak terdampak signifikan.
Harga telur ayam ras mengalami kenaikan di berbagai daerah di Indonesia menjelang Lebaran 2026.
Pemerintah menyampaikan bahwa pasokan dan harga bahan pangan pokok masih terpantau stabil menjelang pertengahan Ramadan. Dengan kondisi tersebut, pemerintah optimistis harga dan pasokan pangan dapat tetap terjaga hingga Idulfitri.