Kumpulan Berita
Maskapai penerbangan AirAsia memastikan pemulihan bertahap pada jadwal penerbangan dari dan menuju Jakarta menyusul dibukanya kembali operasional Bandara Internasional Soekarno-Hatta (CGK). Pemulihan rute ini diberlakukan seiring meredanya ancaman sebaran abu vulkanis akibat erupsi Gunung Anak Krakatau yang sempat mengganggu koridor ruang udara di kawasan Selat Sunda.
Menyusul dibukanya Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Halim Perdanakusuma, serta Husein Sastranegara, kini Bandara Radin Inten II dan empat bandar udara lainnya dibuka untuk beroperasi kembali setelah sebelumnya terdampak sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau.
Penutupan operasional tujuh bandara terdampak abu vulkanik Gunung Anak Krakatau kembali diperpanjang hingga pukul 23.59 WIB.
Seluruh penumpang yang terdampak perpanjangan penutupan Bandara Soekarno-Hatta mendapatkan pengembalian dana (refund) tiket secara penuh alias 100 persen.
Penutupan 4 bandara hari ini termasuk Bandara Soetta yang terdampak aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau hingga pukul 23.59 WIB
Bandara Internasional Soekarno-Hatta masih ditutup sementara akibat terdampak sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau. AirNav Indonesia memperpanjang estimasi penutupan operasional hingga pukul 17.30 WIB hari ini, Minggu (6/9/2026).
AirNav Indonesia terus memantau kondisi ruang udara dan sebaran abu vulkanik.
PT Angkasa Pura Indonesia (Persero) atau InJourney Airports mengaktifkan Service Recovery Activation (SRA) untuk menangani penumpang yang terdampak gangguan penerbangan akibat indikasi sebaran abu vulkanik di Bandara Soekarno-Hatta.