Kumpulan Berita
Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) ditutup total pada 6 hingga 8 September 2026 akibat sebaran abu vulkanik dari aktivitas Gunung Anak Krakatau.
Saat pandemi Covid-19 melanda selama kurang lebih tiga tahun, Bandara Soekarno-Hatta juga tidak mengalami penutupan total
Maskapai penerbangan AirAsia memastikan pemulihan bertahap pada jadwal penerbangan dari dan menuju Jakarta menyusul dibukanya kembali operasional Bandara Internasional Soekarno-Hatta (CGK). Pemulihan rute ini diberlakukan seiring meredanya ancaman sebaran abu vulkanis akibat erupsi Gunung Anak Krakatau yang sempat mengganggu koridor ruang udara di kawasan Selat Sunda.
Penutupan operasional tujuh bandara terdampak abu vulkanik Gunung Anak Krakatau kembali diperpanjang hingga pukul 23.59 WIB.
Sebanyak delapan bandar udara (bandara) masih ditutup hari ini hingga pukul 23.59 WIB. Penutupan bandara ini termasuk Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta).
Seluruh penumpang yang terdampak perpanjangan penutupan Bandara Soekarno-Hatta mendapatkan pengembalian dana (refund) tiket secara penuh alias 100 persen.
Bandara Internasional Soekarno-Hatta masih ditutup sementara akibat terdampak sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau. AirNav Indonesia memperpanjang estimasi penutupan operasional hingga pukul 17.30 WIB hari ini, Minggu (6/9/2026).
Pemerintah menutup aktivitas penerbangan di 5 Bandara imbas erupsi gunung anak Krakatau yang terjadi sejak minggu Malam (6/9/2026). Penutupan bandara ini dilakukan dengan mempertimbangkan aspek keselamatan penerbangan yang berpotensi terganggu aktivitas vulkanik.