Kumpulan Berita
Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) ditutup total pada 6 hingga 8 September 2026 akibat sebaran abu vulkanik dari aktivitas Gunung Anak Krakatau.
Saat pandemi Covid-19 melanda selama kurang lebih tiga tahun, Bandara Soekarno-Hatta juga tidak mengalami penutupan total
Maskapai penerbangan AirAsia memastikan pemulihan bertahap pada jadwal penerbangan dari dan menuju Jakarta menyusul dibukanya kembali operasional Bandara Internasional Soekarno-Hatta (CGK). Pemulihan rute ini diberlakukan seiring meredanya ancaman sebaran abu vulkanis akibat erupsi Gunung Anak Krakatau yang sempat mengganggu koridor ruang udara di kawasan Selat Sunda.
Penerbangan dari dan menuju Jakarta dilayani mulai 8 September 2026.
AirNav Indonesia masih melakukan pemantauan terhadap awan abu vulkanik yang dilaporkan masih persisten di wilayah Flight Information Region (FIR).
Prosedur pembukaan kembali bandara dilakukan setelah fasilitas dan personel dipastikan siap mendukung operasional penerbangan.
Pembukaan kembali operasional tersebut dilakukan setelah AirNav Indonesia memperbarui status penerbangan melalui Notice to Airmen (NOTAM)
Berdasarkan Notice to Airmen (NOTAM) dari AirNav Indonesia, Bandara Soekarno-Hatta kembali beroperasi pada 8 September 2026 mulai pukul 00.30 WIB