Kumpulan Berita
Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mencatatkan realisasi belanja bantuan sosial (bansos) sebesar Rp115,8 triliun per 30 September 2026. Angka ini setara 71,2 persen dari pagu Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
Pemerintah akan menyalurkan Bantuan Subsidi Upah (BSU) kepada pekerja pada kuartal IV-2026. Namun, Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) meminta pemerintah memastikan program bantuan sosial ketenagakerjaan tersebut tepat sasaran dan memberikan dampak nyata bagi daya beli keluarga pekerja.
Pemerintah membuka pendaftaran calon penerima bantuan sosial (bansos) untuk tahun 2027 melalui Perlinsos Digital. Masyarakat yang ingin mendaftarkan diri sebagai calon penerima Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) perlu menyiapkan sejumlah data untuk mengikuti proses registrasi.
Jadwal pencairan bansos tunai. Penyaluran bantuan sosial (bansos) dalam bentuk transfer tunai langsung akan diuji coba pada kuartal I-II 2027.
Penerima manfaat akan terdata dalam sistem program perlindungan sosial (perlinsos) berbasis digital.
Dua di antaranya adalah Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) atau bantuan sembako yang pencairannya memasuki tahap III untuk periode Juli-September 2026
Pemerintah siap menyalurkan bantuan sosial (bansos) dalam bentuk transfer tunai. Besaran bansos transfer tunai ini mencapai sekitar Rp5,4 juta.
Komdigi memastikan sistem bantuan sosial (bansos) digital siap melayani sekitar 50 juta penerima manfaat ketika diluncurkan pada Oktober 2026.