Kumpulan Berita
Perusahaan farmasi raksasa Johnson & Johnson (J&J) sedang menghadapi gugatan hukum besar di Inggris. J&J dituding dengan sengaja menjual bedak bayi yang terkontaminasi asbes dan dapat memicu kanker.
Penggunaan bedak bayi ini biasanya dilakukan orangtua pada anak usai mereka dimandikan.
Bagaimana dengan keamanan produk bedak tabur bayi mengandung ‘talc’ yang beredar di pasaran Indonesia?
Mereka pun harus menghadapi ribuan tuntutan hukum di bidang keselamatan konsumen.
Bedak bayi merk Johnson & Johnson dikabarkan akan berhenti jual secara global pada 2023.
Selain itu, aromanya yang lembut juga sangat menarik, meskipun untuk orang dewasa.