Kumpulan Berita
Kebiasaan merokok pada orang tua tidak hanya berdampak terhadap kesehatan diri sendiri, tetapi juga dapat memengaruhi anak-anak yang berada di sekitarnya.
Banyak perokok merasa gagal berkali-kali saat mencoba menghentikan kebiasaan merokok.
Kebiasaan merokok tidak hanya meningkatkan risiko kanker paru, tetapi juga dapat memicu Penyakit Paru Obstruktif Kronis (PPOK), gangguan pernapasan kronis yang menyebabkan kerusakan permanen pada paru-paru.
Merokok setelah makan dapat mengganggu pencernaan dan penyerapan nutrisi. Nikotin terserap saat pencernaan aktif. Perokok juga lebih sulit menyerap gizi. Hindari merokok segera setelah makan untuk mengurangi risiko.
Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengungkap salah satu cara alternatif untuk berhenti merokok yakni dengan pendekatan Tobacco Harm Reduction (THR).