Kumpulan Berita
Kementerian Pertanian (Kementan) kembali mengguyur sebanyak 1,7 ton cabai rawit merah ke Pasar Induk Kramat Jati (PIKJ) pada Minggu (22/2/2026).
Badan Pangan Nasional (Bapanas) akan menjaga ketersediaan stok cabai di pasaran selama Ramadan 2026. Memastikan stok cabai selalu ada ini guna mengimbangi tingkat permintaan yang diprediksikan melonjak dari konsumen.
Semakin berkembangnya dunia kuliner, makanan pedas semakin menjadi favorit banyak orang karena dikreasikan menjadi berbagai hidangan menarik.
Bapanas mengungkapkan kenaikan harga cabai rawit dipicu oleh faktor cuaca dan terganggunya proses pemetikan, bukan karena kekurangan produksi nasional.
Kenaikan harga terjadi pada beras medium non-SPHP yang naik 0,02 persen menjadi Rp13.890 per kg
Menteri Pertanian (Mentan), Andi Amran Sulaiman memastikan ketersediaan aneka cabai dalam kondisi aman menjelang Ramadhan dan Idul Fitri 1447 Hijriah. Hal ini menyusul produksi cabai di Provinsi Jawa Barat yang tercatat melampaui kebutuhan konsumsi masyarakat.
Harga sejumlah komoditas utama seperti cabai, daging, hingga telur melonjak.
Harga pangan nasional di awal pekan ini menunjukkan tren penurunan. Beras, bawang, aneka cabai, hingga beberapa komoditas lainnya mengalami penurunan harga, memberikan kabar baik bagi konsumen.