Kumpulan Berita
Bank Indonesia (BI) melaporkan posisi cadangan devisa Indonesia pada akhir Maret 2026 tercatat sebesar USD148,2 miliar, menurun dibandingkan posisi pada akhir Februari 2026 sebesar USD151,9 miliar.
Bank Indonesia (BI) melaporkan posisi cadangan devisa Indonesia pada akhir Februari 2026 tercatat sebesar USD151,9 miliar, menurun dibandingkan posisi pada akhir Januari 2026 sebesar USD154,6 miliar.
Bank Indonesia (BI) merilis posisi cadangan devisa Indonesia pada akhir Januari 2026 tetap tinggi sebesar USD154,6 miliar atau lebih rendah dibandingkan posisi pada akhir Desember 2025 sebesar USD156,5 miliar.
Bank Indonesia (BI) melaporkan posisi cadangan devisa Indonesia pada akhir Oktober 2025 tercatat sebesar USD149,9 miliar.
Rupiah melemah tipis terhadap Dolar AS di akhir pekan, sejalan dengan tren mata uang Asia lainnya. BI melaporkan net outflow SRBI namun total modal asing masih inflow. Penurunan cadangan devisa juga memengaruhi pergerakan Rupiah. BI terus memperkuat koordinasi.
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto memaparkan ekonomi Indonesia tumbuh solid di atas 5% selama setahun pemerintahan Prabowo. Inflasi terkendali, ekspor positif, dan sektor perbankan berjalan baik.
Bank Indonesia (BI) membantah isu penjualan 11 ton emas. BI menghimbau publik untuk merujuk data resmi cadangan devisa yang dipublikasikan melalui situs resminya, bukan berdasarkan klaim dari sumber yang tidak jelas.
Bank Indonesia (BI) mencatat posisi cadangan devisa Indonesia pada akhir Agustus 2025 tercatat sebesar USD150,7 miliar, turun dibandingkan posisi pada akhir Juli 2025 sebesar USD152,0 miliar.