Kumpulan Berita
Yusuf mengatakan, KPU harus segera mengambil langkah cepat untuk mencari penyebab dugaan kebocoran data tersebut.
"Kita harus tahu dalam meretas sistem seperti KPU itu tidak bisa dilakukan oleh pelaku tunggal, mereka pasti berkelompok," kata ICSF.
Kita harapkan APH bisa segera bertindak dan KPU segera memperbaiki sistemnya tidak boleh rentan.
Tama Satrya Langkun menyoroti dugaan kebocoran 204 juta data pemilih di Pemilu 2024 dikelola Komisi Pemilihan Umum (KPU).
Andi Widjajanto menanggapi soal diretasnya situs KPU oleh peretas anonim Jimbo. Dia berharap KPU serius menangani permasalahan ini.
Dia mengklaim berhasil meretas situs kpu.go.id dan mengakses data pemilih dari situs tersebut.