Kumpulan Berita
Polisi menggelar reka ulang atau rekonstruksi kasus pembunuhan disertai mutilasi terhadap pria berinisial K (51) kawasan Cipayung, Kota Depok. Tersangka Saepul (26) memeragakan 51 adegan.
Polisi mengungkap motif di balik pembunuhan disertai mutilasi yang dilakukan Saepul (26) terhadap pria berinisial K (51) di Depok, Jawa Barat. Pelaku diduga telah merencanakan pembunuhan demi menguasai harta benda milik korban, termasuk sepeda motor.
Pihak kepolisian mengungkap temuan baru dalam penyidikan kasus pembunuhan disertai mutilasi, terhadap pria berinisial K (51) di Pancoran Mas, Kota Depok. Penyidik menduga tersangka Saepul alias Saepullah (26) tergabung dalam sebuah komunitas gay.
Polda Metro Jaya menangkap Saepul, pelaku pembunuhan disertai mutilasi terhadap korban Kunaefi (51) di Pancoran Mas, Kota Depok, Jawa Barat (Jabar). Saat menjalani aksinya, Saepul menaruh jasad korban dalam karung.
Pelaku sendiri membuang kaki korban ke aliran sungai. Sedangkan, potongan tubuh lainnya dimasukkan ke dalam plastik hitam dan karung.
Polisi mengungkap awal mula perkenalan antara Saepul atau SA (26), pelaku pembunuhan disertai mutilasi terhadap korban Kunaefi (51), di Pancoran Mas, Kota Depok, Jawa Barat (Jabar).
Jasad korban telah dibawa ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta Timur untuk diperiksa lebih lanjut.
Penemuan jasad manusia tanpa kedua kaki di sebuah lahan kosong di kawasan Tanah Merah, Kapling Depkes, Pancoran Mas, Kota Depok, menggegerkan warga pada Selasa (4/8/2026). Polisi mengungkap kronologi penemuan jasad yang sempat dikira sebagai tumpukan sampah tersebut.