Kumpulan Berita
Pemerintah telah memperbarui Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN)
DTSEN menjadi rujukan bersama lintas kementerian/lembaga dalam penyaluran dan pelaksanaan berbagai program prioritas, seperti bantuan sosial (bansos)
Pencabutan bansos bagi sejumlah kelompok masyarakat rentan yang keliru dimasukkan ke dalam pengelompokan desil ekonomi yang lebih tinggi dinilai bersumber dari kelemahan mendasar model pendataan.
Penggunaan desil sebagai penentu seseorang tergolong mampu atau tidak dinilai berpotensi menimbulkan ketidakadilan.
Anggota DPR RI Eva Stevany Rataba mengaku heran namanya tercatat dalam kelompok kesejahteraan Desil 4 Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN).
Perubahan angka desil dalam data kesejahteraan mahasiswa penerima Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP-Kuliah) tidak selalu berarti bantuan pendidikan tersebut langsung dihentikan.
Pemerintah menegaskan keterbukaannya mengenai metodologi pembentukan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).
Pentingnya pemutakhiran Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) secara berkala agar data bansos tepat sasaran.