Kumpulan Berita

Dirut BEI


Market Update
13 July 2026

Dirut BEI: Koreksi IHSG Bukan Dipengaruhi Pidato Prabowo, Ketidakpastian Global Jadi Pemicu Utama

Bursa Efek Indonesia (BEI) menilai pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) maupun arus keluar dana investor asing tidak tepat jika dikaitkan dengan situasi politik, atau pidato kepada negara yang belakangan ramai jadi perbincangan di media sosial.

Market Update
18 June 2026

Jeffrey Hendrik Resmi Jadi Dirut BEI 2026-2030, Disahkan 29 Juni 2026

BEI resmi merilis susunan daftar direksi BEI untuk masa jabatan periode tahun 2026 hingga 2030.Jeffrey Hendrik resmi menjabat sebagai Direktur Utama BEI.

Market Update
4 March 2026

Dirut BEI Yakin RI Masuk 10 Bursa Besar Dunia Lewat Demutualisasi

Rencana percepatan proses demutualisasi saat ini tengah digulirkan oleh PT Bursa Efek Indonesia (BEI) sebagai wujud komitmen mereka dalam memantapkan sistem tata kelola sekaligus mendongkrak daya saing di kancah internasional.

Market Update
Rabu 11 Februari 2026 18:03 WIB
Market Update
Selasa 03 Februari 2026 15:32 WIB

Sah! Jeffery Hendrik Resmi Jadi Pjs Dirut BEI

Jeffrey Hendrik resmi ditunjuk sebagai Pejabat Sementara Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI) menggantikan Iman Rachman yang sebelumnya telah mengundurkan diri.

Market Update
Senin 02 Februari 2026 14:03 WIB

Beda dari Purbaya, BEI: Belum Ada Pjs Dirut Pengganti Iman Rachman

BEI menegaskan hingga saat ini belum ada penunjukan secara resmi pejabat sementara (Pjs) Direktur Utama BEI pasca mundurnya Iman Rachman

Market Update
Minggu 01 Februari 2026 07:10 WIB

Fakta-Fakta Iman Rachman Mundur dari Dirut BEI

Keputusan ini mengejutkan pasar setelah Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) anjlok 8 persen

Market Update
31 January 2026

Plt Dirut BEI Diumumkan Sebelum Perdagangan Senin Pekan Depan

Jeffrey memastikan bahwa Plt Dirut BEI berasal dari internal perusahaan

Market Update
31 January 2026

Purbaya soal Dirut BEI Mundur: Lakukan Kesalahan Fatal, saatnya Serok Saham

Purbaya Yudhi Sadewa menyebut Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI) Iman Rachman melakukan kesalahan fatal. Saatnya serok saham.