Kumpulan Berita

Dony Oskaria.


Hot Issue
14 July 2026

Danantara Garap 26 Proyek Hilirisasi Rp225 Triliun, Serap 37 Ribu Tenaga Kerja

Danantara menggarap 26 proyek hilirisasi strategis nasional dengan total nilai investasi mencapai Rp225 triliun, menyerap 37.833 tenaga kerja.

Hot Issue
3 July 2026

Himbara Siapkan Skema Pembiayaan Restrukturisasi PP–Adhi Karya

Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) ditugaskan merancang skema pembiayaan guna menyokong proses restrukturisasi PT PP (Persero) Tbk dan PT Adhi Karya

Hot Issue
12 June 2026

Perampingan BUMN Hemat Rp50 Triliun, Danantara Jamin Tak Ada PHK Karyawan

Danantara menjamin tidak akan melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap karyawan dalam proses perampingan BUMN.

Hot Issue
8 June 2026

Rencana Merger BUMN Karya Diundur ke Kuartal IV-2026

Masih ada proses restrukturisasi yang saat ini masih dilakukan untuk beberapa perusahaan pelat merah di sektor karya.

Hot Issue
8 June 2026

Dony Oskaria Bantah Kabar Perombakan Direksi dan Komisaris PLN

Belum ada perubahan pengurus perseroan, baik jajaran direksi maupun komisaris, atau penambahan nomenklatur baru PLN

Hot Issue
8 June 2026

Dony Oskaria Jamin Kontrak SDA yang Dipegang Perusahaan Tetap Berjalan meski Ada DSI

Kepala BP BUMN, Dony Oskaria menegaskan bahwa seluruh kontrak kerja sama di sektor sumber daya alam (SDA) yang saat ini dipegang oleh perusahaan akan tetap berjalan normal sesuai ketentuan yang berlaku. Hal ini menyusul mulai beroperasinya PT Danantara Sumberdaya Indonesia (DSI).

Hot Issue
25 May 2026

Danantara Sumberdaya Indonesia Resmi Jadi BUMN Ekspor 

PT Danantara Sumberdaya Indonesia (DSI) telah resmi terbentuk menjadi BUMN khusus ekspor. Hal ini ditandai dengan adanya penandatanganan PT DSI sebagai bagian dari BUMN pada Senin (25/5/2026) pagi tadi.

Hot Issue
Rabu 18 Februari 2026 20:16 WIB

Danantara Tegaskan Antam dan Bukit Asam Tetap Masuk Holding BUMN 

Chief Operating Officer (COO) Danantara Dony Oskaria, menegaskan adanya kepemilikan saham negara di PT Aneka Tambang Tbk atau Antam (ANTAM) dan PT Bukit Asam Tbk (PTBA) meski dua korporasi pertambangan tersebut kembali menyandang status Persero.