Kumpulan Berita
Budi menyebutkan, pihaknya turut mengundang pihak keluarga Sutrimo untuk hadir langsung dalam sesi konferensi pers tersebut.
Pihak kedokteran forensik yang melakukan ekshumasi atau autopsi ulang terhadap jasad Sutrimo, orang dekat eks Jampidsus Febrie Adriansyah, telah mengantongi sejumlah hasil. Di antaranya terkait riwayat penyakit yang dialami semasa hidup.
Tim forensik masih melakukan pemeriksaan lebih lanjut untuk mencari penyebab kematian.
Proses ekshumasi dilakukan melalui tiga tahapan pembongkaran makam,, pemeriksaan luar, dan pemeriksaan dalam.
Pihak kepolisan belum mengungkap kapan proses autopsi ulang akan dilakukan.
Keluarga Sutrimo menyatakan siap mengikuti proses hukum, termasuk jika aparat penegak hukum memutuskan melakukan ekshumasi atau pembongkaran makam untuk mengungkap penyebab kematiannya.