Kumpulan Berita
BEI bersiap melakukan pemeriksaan acak (random checking) terhadap laporan kepemilikan saham beredar di publik (free float) emiten.
BEI melaporkan sebanyak 327 perusahaan tercatat atau setara 35,82 persen dari total emiten belum memenuhi ketentuan minimum free float sebesar 15 persen
PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mendorong perusahaan tercatat untuk meningkatkan porsi kepemilikan saham publik atau free float minimal 15 persen.
Kebijakan ini dapat diberlakukan apabila emiten menghadapi kendala, seperti daya serap pasar yang masih lemah
Kebijakan ini bertujuan mendorong transparansi dan likuiditas pasar yang lebih sehat.