Kumpulan Berita
Tim penyelamat masih melakukan pencarian korban yang masih hilang.
Puluhan ribu warga masih mengungsi dan belum kembali karena khawatir akan gempa susulan.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyatakan, peringatan dini tsunami pascagempa bumi di Mindanao, Filipina telah berakhir. Gempa bumi yang terjadi pada Senin (8/6/2026), pukul 06.37 WIB ini berdampak tsunami di sebagian wilayah Indonesia.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat tsunami terjadi di 9 wilayah Indonesia pascagempa M7,7 di Mindanao, Filipina, pada Senin (8/6/2026). Ketinggian tsunami mulai dari 0,09 hingga 0,75 meter.
Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempabumi ini berpotensi tsunami di 25 wilayah Indonesia dimana dengan status siaga diantaranya di Minahasa, Bolaangmongondow, Kota Manado.
BMKG menyebut, dari 22 wilayah pesisir Indonesia itu, sebanyak 12 wilayah dalam status siaga dan 10 lainnya waspada tsunami.
Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI memastikan tidak ada Warga Negara Indonesia (WNI) di Filipina yang menjadi korban atas peristiwa gempa bumi yang mengguncang Filipina pada Jumat (10/10/2025).
Peringatan tsunami juga diumumkan di Indonesia.