Kumpulan Berita
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) masih memantau penanganan pascagempa bumi berkekuatan magnitudo 6,1 yang mengguncang Kabupaten Sumba Barat Daya, Nusa Tenggara Timur, pada Minggu 4 Oktober 2026.
OJK menekankan perluasan perlindungan asuransi terhadap Barang Milik Negara (BMN) guna memitigasi dampak finansial akibat risiko bencana alam
Plt. Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Berton SP Panjaitan menyebutkan gempa bumi berkekuatan M6,1 mengguncang wilayah Kabupaten Sumba Barat Daya, Nusa Tenggara Timur, pada Minggu (4/10) pukul 05.55 WIB atau 06.55 WITA. Gempa tersebut berdampak pada sejumlah bangunan dan menyebabkan satu orang mengalami luka ringan.
Selain korban luka, pihaknya mencatat adanya kerusakan pada bangunan warga serta bangunan sekolah di sejumlah wilayah.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan adanya gempa berkekuatan magnitudo (M) 6,1 terjadi di Kodi, Sumba Barat Daya, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Gempa bumi berkekuatan 6,1 magnitudo yang mengguncang kawasan Sumba Barat Daya, Nusa Tenggara Timur (NTT), mengakibatkan satu orang luka ringan dan sejumlah rumah warga serta fasilitas sekolah mengalami kerusakan, pada Minggu (4/10/2026).
Warga Desa Waekokak, Kecamatan Aesesa, Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT) terus berjuang menata hidup pascagempa dahsyat M7,7. Meski, trauma masih dirasakan warga kendati sudah tujuh pekan berlalu setelah gempa mengguncang kawasan tersebut.
BNPB mengonfrmasi bahwa pembangunan huntara untuk para korban gempa telah berjalan.