Kumpulan Berita
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melakukan survei lapangan untuk memverifikasi dampak dua kejadian gempa bumi yang mengguncang wilayah Bogor, Jawa Barat, pada 15 Oktober 2026. Berdasarkan data yang dihimpun, gempa tersebut berdampak pada kerusakan ratusan rumah dan beberapa rumah ibadah di wilayah Kabupaten Bogor dan Kabupaten Sukabumi.
Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Balai Besar Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BBMKG) Wilayah II Tangerang, Ana Oktavia Setiowati, menyebut gempa bumi tektonik beruntun mengguncang wilayah Sukabumi, Bogor, Jawa Barat, dan sekitarnya pada Kamis (15/10/2026) petang. Gempa tersebut merupakan jenis gempa bumi dangkal yang dipicu aktivitas sesar aktif.
Gempa bumi tektonik mengguncang wilayah Sukabumi dan Bogor, Jawa Barat, pada Kamis (15/10/2026) sore. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat dua gempa dengan magnitudo 3,5 dan 4,1, disusul satu gempa susulan bermagnitudo 2,4.
Belum ada laporan mengena kerusakan dan korban akibat gempa ini.
Belum diketahui mengenai korban dan kerusakan akibat gempa ini.
BMKG menjelaskan, koordinat gempa berada di 7.70 Lintang Selatan dan 106.54 Bujur Timur dengan kedalaman 23 Km.