Kumpulan Berita
Dalam surat kepada stafnya, yang diposting di situs web perusahaan tersebut, Narasimhan tidak menyebutkan Timteng secara eksplisit.
Kasus ini terungkap berawal dari laporan investigasi media.
Starbucks diperkirakan mengalami kerugian sebesar USD3 miliar atau Rp42 triliun (kurs Rp14.000 per USD).
Starbucks meminta keringanan dalam membayar sewa untuk tahun berikutnya karena adanya pandemi Virus Corona.
Starbucks di China diproyeksikan akan mengalami penurunan penjualan di kuartal kedua tahun 2020.
Starbucks menutup lebih dari 4.300 gerainya di China, sebagai antisipasi menyebarnya virus corona
Awalnya hanya sebuah toko biji kopi di Seattle, kini Starbucks sudah memiliki 30.000 kafe di berbagai belahan dunia