Kumpulan Berita

harga pangan


Hot Issue
24 October 2026

Cabai Rawit Tembus Rp83.600 per Kg, Berikut Daftar Harga Pangan Hari Ini

Harga sejumlah komoditas pangan mengalami kenaikan pada Sabtu (24/10/2026). Kenaikan terjadi pada seluruh jenis cabai, bawang, minyak goreng, hingga beras premium.

Hot Issue
22 October 2026

Harga Pangan Terbaru: Cabai Rawit Merah Tembus Rp103.250 per Kg

Harga bawang merah turun 0,4 persen menjadi Rp37.100 per kg. Sementara itu, bawang putih turun 0,13 persen menjadi Rp38.550 per kg.

Hot Issue
21 October 2026

BI Waspadai El Nino, Harga Beras, Cabai hingga Bawang Merah Terancam Naik

Langkah penanganan yang terintegrasi dinilai mendesak untuk mencegah gangguan pasokan yang dapat memperbesar tekanan inflasi di daerah.

Hot Issue
19 October 2026

Harga Pangan Hari Ini, Cabai, Bawang hingga Minyak Goreng Turun

Harga pangan nasional terpantau mengalami pergerakan pada awal pekan ini, Senin (19/10/2026). Berdasarkan data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis Nasional (PIHPS) Bank Indonesia, mayoritas komoditas pangan mengalami penurunan harga, meski ada juga yang naik.

Hot Issue
16 October 2026

Harga Pangan Hari Ini: Daging Sapi Rp152.600 per Kg, Cabai Tembus Rp103.350

Harga pangan terpantau mengalami pergerakan hari ini, Jumat (16/10/2026). Cabai rawit merah turun 0,1 persen menjadi Rp103.350 per kg.

Hot Issue
14 October 2026

Harga Pangan Naik, Cabai Rawit Merah hingga Beras Makin Mahal

Harga pangan nasional terpantau mengalami lonjakan pada hari ini, Rabu (14/10/2026). Berdasarkan data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis Nasional (PIHPS) Bank Indonesia, kenaikan harga berlaku baik untuk komoditas bawang putih beras, cabai, daging, hingga minyak goreng.

Hot Issue
12 October 2026

Harga Pangan Hari Ini Serba Naik, Cabai Rawit Merah Tembus Rp132.850 per Kg

Mayoritas harga pangan hari ini mengalami kenaikan. Harga cabai rawit merah naik 30,63 persen menjadi Rp132.850 per kg.

Hot Issue
8 October 2026

Mendag Ungkap Risiko Harga Telur di Bawah HET

Menteri Perdagangan (Mendag), Budi Santoso mengungkapkan adanya risiko jika telur dijual dengan harga terlalu rendah. Menurutnya, kondisi tersebut dapat membuat peternak tidak mampu menutup biaya produksi hingga menghentikan usahanya.