Kumpulan Berita

Hashim.


Hot Issue
7 December 2025

4 Fakta RI Siap Kembangkan Energi Nuklir, Ini Kata Hashim 

Ketua Dewan Penasihat Kadin Indonesia, Hashim Djojohadikusumo, menyatakan pemerintah sedang mengembangkan energi listrik dari tenaga nuklir.

Property
5 December 2025

Hashim Peringatkan Dampak Perubahan Iklim: Tanggul Laut Wajib Dibangun

Utusan Khusus Presiden RI bidang Iklim dan Energi, Hashim Djojohadikusumo, mengingatkan ancaman perubahan iklim semakin mengkhawatirkan. Ia menilai pembangunan tanggul laut raksasa menjadi langkah mendesak untuk melindungi masyarakat dari kenaikan permukaan air laut yang terus meningkat setiap tahun.

Hot Issue
5 December 2025

Hashim Sebut Bencana di Sumatera Kombinasi Perubahan Iklim dan Ulah Manusia

Utusan Khusus Presiden RI Bidang Iklim dan Energi, Hashim Djojohadikusumo, menyoroti penyebab bencana yang melanda Aceh dan sejumlah wilayah di Sumatera. Menurutnya, bencana tersebut bukan hanya dipicu oleh perubahan iklim ekstrem, tetapi juga diperparah oleh ulah manusia yang merusak lingkungan.

Hot Issue
19 October 2025

Ada yang Nekat Mau Suap Prabowo Rp16 Triliun

Hashim Djojohadikusumo, mengungkap Presiden Prabowo Subianto ditawari suap USD1 miliar

Hot Issue
18 October 2025

Hashim Ungkap Sekolah Rakyat Lahir dari Pertemuan Prabowo dengan Anak yang Terabaikan

Program ini lahir dari keprihatinan Presiden terhadap masyarakat terlantar

Hot Issue
18 October 2025

Cerita Hashim, Ada yang Telepon Prabowo Mau Sogok Rp25 Triliun

Hashim Djojohadikusumo, mengungkap fakta mengejutkan soal dirinya dan Presiden Prabowo yang pernah ditawari suap

Property
Rabu 26 Februari 2025 20:34 WIB

Hashim: Danantara Gagasan Orang Tua Kami

Utusan Khusus Presiden Bidang Iklim dan Energi Hashim Djojohadikusumo mengatakan pembentukan Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara.

Hot Issue
Sabtu 01 Februari 2025 11:05 WIB

Hashim Sebut JETP Program Gagal, Banyak Omon-Omon

Hashim Sujono Djojohadikusumo menyampaikan bahwa Just Energy Transition Partnership (JETP) merupakan program gagal