Kumpulan Berita
Koordinator Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI), Boyamin Saiman menilai, uang Rp800 juta yang diterima Ketua Umum GRIB Jaya Rosario de Marshall alias Hercules dari tim pengacara PT Summarecon Agung merupakan uang jasa yang halal untuk diterima. Menurutnya, uang tersebut berkaitan dengan upaya mediasi sengketa tanah, sementara proses hukum terkait dugaan suap yang menyeret sejumlah pejabat Kementerian ATR/BPN tetap berjalan.
Ketua Umum GRIB Jaya, Rosario de Marshall alias Hercules, mengungkap alasan dirinya menyerahkan uang Rp800 juta kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Uang yang sebelumnya diterima dari pengacara PT Summarecon Agung itu dikembalikan agar penyidik dapat menelusuri asal-usul dan peruntukannya.
Dalam percakapan yang diceritakannya, Hercules mengaku meminta Lampri menyampaikan persoalan tersebut kepada Menteri ATR/Kepala BPN Nusron Wahid.
Menurutnya, perusuh melakukan provokasi. Ketika kaca mobil dibuka, kata Zulfikar, mereka kaget melihat kehadiran Hercules.
Petugas pemadam kebakaran bersama anggota GRIB Jaya di lokasi pun segera melakukan tindakan pemadaman.
Diketahui, api berhasil dipadamkan pada pukul 03.28 WIB. Hingga kini belum diketahui penyebab pasti kebakaran tersebut.
Polemik kepemilikan lahan di kawasan Kampung Bali, Tanah Abang, Jakarta Pusat, masih bergulir di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat. Perkara ini berawal dari gugatan Perbuatan Melawan Hukum (PMH) yang diajukan ahli waris Sulaeman Effendi terhadap PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop I Jakarta serta Kantor Pertanahan Jakarta Pusat.
Salah satunya adalah upaya penertiban yang dilakukan di kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat. Di atas lahan milik PT KAI itu rencananya bakal dibangun rumah susun (rusun) subsidi untuk masyarakat.