Kumpulan Berita
Harga rata-rata komoditas minyak goreng subsidi merek Minyakita di pasar saat ini masih berada di atas harga eceran tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah
Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso enggan spekulatif soal kapan kenaikan harga eceran tertinggi atau HET MinyaKita. Hanya saja, Budi memastikan tidak menutup kemungkinan dalam beberapa waktu ke depan bakal terjadi penyesuaian harga minyak yang berasal dari skema skema Domestic Market Obligation (DMO) tersebut.
Keputusan ini diambil untuk menjaga daya beli masyarakat di tengah meningkatnya biaya produksi akibat kenaikan harga minyak sawit dunia.
Menteri Perdagangan Budi Santoso menyatakan kenaikan harga Minyakita yang akan ditetapkan besaran harganya dalam waktu dekat ini dipengaruhi oleh sejumlah komponen berkaitan dengan rantai pasok. Mulai dari tekanan di biaya produksi hingga distribusi.
Pemerintah melalui Kementerian Perdagangan (Kemendag) tengah menyiapkan penyesuaian harga eceran tertinggi (HET) untuk minyak goreng rakyat Minyakita. Langkah ini diambil menyusul kondisi geopolitik yang menciptakan tantangan ekonomi.
Minyakita masih dijual di kisaran Rp17.500 hingga Rp18.000 per liter oleh sejumlah pedagang.