Kumpulan Berita
Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) kembali meluncurkan serangan besar dalam gelombang terbaru operasi militernya.
Iran balik mengancam akan menyerang sistem energi dan air terkait AS dan Israel di kawasan Timur Tengah.
Serangan itu balasan atas serangan terhadap kompleks pengayaan nuklir Natanz Iran sebelumnya.
Sebanyak 22 warga negara Indonesia (WNI) dipulangkan oleh Kementerian Luar Negeri dari Teheran, Iran, menuju Indonesia. Mereka tiba di Bandara Internasional Soekarno-Hatta pada Selasa (10/3/2026) sore.
Duta Besar Iran untuk Indonesia, Mohammad Boroujerdi, menyatakan eskalasi militer yang dilakukan Israel dan Amerika Serikat terhadap Iran telah menimbulkan ratusan korban jiwa dari kalangan sipil.
Dampak serangan terparah terjadi di Beit Shemesh dimana rudal balistik Iran menghantam sebuah lingkungan.
Menurut Kepolisian Israel, roket menghantam dekat situs suci di Yerusalem pada hari Minggu, menyebabkan kerusakan tetapi tidak ada korban jiwa.
Sebuah rudal balistik Iran menewaskan sembilan orang dan melukai setidaknya 20 orang.