Kumpulan Berita
Guru tersebut secara terang-terangan mendapatkan diskriminasi.
Letnan ini mempertaruhkan hidupnya untuk Jerman di Afghanistan, tapi dia malah didiskriminasi karena agamanya.
Relawan masjid dari DITIBmembagikan takjil atau makanan kepada lansia dan warga non-Muslim di Jerman.