Kumpulan Berita
Garda Satya NKRI menjadi wadah mantan anggota dan simpatisan Jamaah Islamiyah yang telah berikrar setia pada NKRI.
Narapidana terorisme (napiter), Thoriquddin alias Abu Rusydan (65), pendiri organisasi Jamaah Islamiyah (JI), mengucapkan ikrar setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), Rabu (23/7/2025).
Pembubaran Jamaah Islamiyah (JI) pantas diapresiasi, namun pemerintah tetap harus waspada terhadap kemunculan kembali paham radikal kelompok tersebut.
Pemerintah mewacanakan pembebasan mantan kelompok teroris Jamaah Islamiyah (JI), Encep Nurjaman alias Riduan Isamuddin alias Hambali dari penjara militer Amerika Serikat (AS) di Teluk Guantanamo.
Abu Rusydan alias Mohammad Syamsuddin, sempat menjabat sebagai pemimpin sementara JI setelah penangkapan Abu Bakar Ba'asyir pada awal tahun 2000-an.
Penyerahan itu seiring dengan rangkaian kegiatan pembubaran JI.
Kapolri, Jenderal Listyo Sigit Prabowo menghadiri deklarasi pembubaran Jamaah Islamiyah (JI) dan Ikrar Setia Eks Anggota kepada NKRI.
Narapidana terorisme (Napiter) yang juga salah satu pendiri Jamaah Islamiyah (JI) Thoriquddin alias Abu Rusydan (64) dipindahkan penahanannya.