Kumpulan Berita
PT Kalbe Farma Tbk (KLBF) tengah melakukan peninjauan ulang (review) terhadap rencana pengeluaran modal (capital expenditure/Capex) untuk tahun anggaran 2026 yang semula dialokasikan sebesar Rp1 triliun. Evaluasi ini dilakukan guna mengantisipasi dampak dinamika geopolitik global yang mengganggu rantai pasok (supply chain) bahan baku obat dan kemasan.
PT Kalbe Farma Tbk (KLBF) memproyeksikan tekanan terhadap marjin keuntungan perusahaan masih akan berlanjut hingga penutupan tahun buku 2026. Tekanan tersebut dipicu oleh kelemahan nilai tukar rupiah yang terus berlanjut, lonjakan harga bahan baku akibat konflik geopolitik, serta dinamika penurunan daya beli masyarakat.