Kumpulan Berita
Pernyataan ini juga mengatakan Tomorrow Holdings bersalah atas "kejahatan penyuapan".
Kasus itu adalah kasus terakhir dalam skandal penerimaan mahasiswa baru di pengadilan.
Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengagendakan pemeriksaan terhadap dua direktur perusahaan swasta.