Kumpulan Berita
Intermittent fasting atau pola makan dengan membatasi waktu makan selama periode tertentu kini makin populer dijalani masyarakat.
Pemanis buatan seperti aspartam, sucralose, stevia, dan sakarin sering digunakan sebagai pengganti gula. Pilihan ini kerap dianggap lebih sehat daripada gula karena rendah kalori atau bahkan tanpa kalori.
Meski banyak makanan yang dapat mendukung kesehatan otak, ada juga sejumlah makanan dan minuman yang sebaiknya dibatasi atau dihindari karena dapat berdampak negatif pada fungsi kognitif jangka panjang.
Studi MIT menemukan penggunaan AI berlebihan menurunkan aktivitas kognitif, melemahkan daya ingat, dan mengurangi rasa kepemilikan. Penting menjaga keseimbangan penggunaan AI agar otak tetap terlatih.
Ikan kaya omega-3 penting untuk perkembangan otak anak. Salmon, sarden, tuna, trout, mackerel, dan herring adalah pilihan terbaik untuk mendukung IQ dan fungsi kognitif anak secara alami. Konsumsi rutin direkomendasikan!
Jaga kesehatan otak Anda dengan menghindari 5 jenis makanan ini: karbohidrat olahan, makanan yang digoreng, daging olahan, makanan kalengan tinggi natrium, dan minuman manis kemasan. Konsumsi berlebihan dapat merusak fungsi kognitif.
Seorang neurologis menjelaskan 10 makanan sederhana yang baik untuk kesehatan otak dan meningkatkan daya ingat.
Sebagian orang beranggapan bahwa jantung dan paru-paru yang sehat adalah penentu utama panjangnya usia.