Kumpulan Berita
OJK menegaskan bahwa stabilitas sektor jasa keuangan nasional tetap berada dalam kondisi terjaga hingga penghujung tahun 2025.
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menempatkan pembenahan kualitas emiten sebagai prioritas utama dalam peta jalan pasar modal tahun 2026. Fokus utama otoritas kini tertuju pada penyempurnaan kebijakan saham publik atau free float, termasuk rencana penerapan skema continuous free float guna memastikan likuiditas pasar yang lebih sehat.
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyatakan bahwa hal menarik terkait pergeseran struktur investor di bursa domestik. Porsi investor ritel tercatat meningkat pesat dari 38 persen pada akhir 2024 menjadi 50 persen pada akhir 2025.
OJK mendorong sektor jasa keuangan untuk mengoptimalkan perannya, terutama dalam intermediasi yang efektif
Mahendra Siregar meminta seluruh lembaga jasa keuangan agar proaktif dalam mengantisipasi dampak ketidakpastian global.
OJK memperkirakan bank sentral Amerika Serikat atau Federal Reserve hanya akan memangkas suku bunga acuan / Fed Funds Rate (FFR).
OJK) menyambut baik peluncuran Danantara yang diyakini akan mendorong pertumbuhan investasi di sektor riil maupun portofolio besar modal.
Mahendra Siregar, menyatakan pencapaian luar biasa pasar modal Indonesia di tengah tantangan ekonomi global.