Kumpulan Berita
Korban dibunuh secara sadis oleh OPM pimpinan Serius Wanimbo alias Joni Wanimbo alias Botak Wanimbo, dan pimpinan Teranus Enumbi.
Panglima Komando Operasi Khusus (Pangkoops) TNI Habema, Mayjen TNI Yudha Airlangga, memastikan dua dari 10 anggota Organisasi Papua Merdeka (OPM) tewas dalam kontak senjata saat pasukannya berupaya melakukan penangkapan di wilayah Kali Fis, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan.
TNI mengevakuasi jenazah seorang wanita bernama Teina Alya, korban penembakan yang diduga dilakukan Organisasi Papua Merdeka (OPM) di Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan. Jenazah korban dievakuasi dari dasar longsor di wilayah Kali Kolof.
Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Kogabwilhan) III, Letjen TNI Lucky Avianto, menegaskan bahwa tindakan tegas yang dilakukan prajurit TNI terhadap anggota kelompok bersenjata OPM di Papua, merupakan respons atas serangan yang mengancam keselamatan personel saat menjalankan misi kemanusiaan mengevakuasi korban pembunuhan.
Akademisi Universitas Muhammadiyah Indonesia, Rasminto, mengatakan, Papua merupakan miniatur kompleksitas pembangunan nasional
Koops TNI Habema kata Wirya akan terus bekerja secara selektif, terukur, profesional, dan sesuai hukum untuk menghadirkan rasa aman bagi masyarakat.
Hingga saat ini, petugas kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelaku dan motif di balik peristiwa tersebut.
Lucky menambahkan, proses evakuasi puing pesawat dapat dilakukan setelah personel Satgas TNI mengamankan situasi di sekitar lokasi kejadian.