Kumpulan Berita

Koperasi Desa Merah Putih.


Hot Issue
18 August 2026

Dony Oskaria Sebut Utang Kopdes Rp240 Triliun di Himbara Dijamin Purbaya

Dony Oskaria meluruskan persepsi publik mengenai keterlibatan Bank BUMN (Himbara) dalam penyaluran kredit Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP).

Hot Issue
6 August 2026

Utang Kopdes Merah Putih Rp240 Triliun Dibayar APBN, Dicicil Rp40 Triliun per Tahun

Purbaya memastikan pemerintah akan melunasi seluruh kewajiban utang Kopdes Merah Putih menggunakan dana APBN Rp240 triliun.

Hot Issue
4 August 2026

Gaji Manajer Kopdes Rp16 Juta Ditanggung APBN Bakal Jadi Bom Waktu

Rencana pemerintah untuk menanggung gaji manajer Kopdes Merah Putih melalui APBN selama masa transisi dua tahun pertama dinilai perlu dikaji ulang.

Inspirasi Bisnis
28 July 2026

Bukan Minimarket, Zulhas: Kopdes Merah Putih Salurkan Barang Subsidi dan Serap Hasil Pertanian

Zulhas menegaskan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) bukan minimarket atau supermarket seperti yang dipersepsikan masyarakat.

Inspirasi Bisnis
25 July 2026

Jadi Single Fighter, Ini Sederet Tugas Manajer Kopdes Merah Putih

Para manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) diminta memahami potensi desa dan kebutuhan masyarakat sebagai dasar menyusun strategi bisnis.

Hot Issue
23 July 2026

Kopdes Merah Putih Bakal Jadi Penyalur Bansos Mulai September

Selama ini bansos kerap disalurkan melalui kantor-kantor pemerintahan.

Nasional
21 July 2026

Heboh Pengadaan Kipas Angin Rp1,8 Triliun untuk Kopdes, KPK Ingatkan Potensi Korupsi

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengingatkan bahwa pengadaan barang dan jasa (PBJ), merupakan salah satu sektor yang paling rawan terjadi tindak pidana korupsi. Pernyataan itu disampaikan di tengah polemik pengadaan kipas angin senilai Rp1,8 triliun untuk program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP).

Hot Issue
20 July 2026

Heboh Pengadaan Kipas Angin Kopdes Merah Putih Rp1,8 Triliun, Ini 4 Faktanya

Kabar pengadaan kipas angin untuk Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) yang disebut-sebut senilai Rp1,8 triliun mengejutkan banyak publik.