Kumpulan Berita
Minum kopi sering menjadi rutinitas pagi bagi banyak orang. Namun, mengonsumsi kopi saat perut kosong ternyata dapat memberi pengaruh negatif bagi tubuh, terutama jika dilakukan secara rutin.
K.O.P.I (Kupas Obrolan Problem Masa Kini) hadir sebagai talkshow ringan yang mengangkat topik-topik dekat dengan keseharian hingga fenomena viral.
Minum teh atau kopi merupakan kebiasaan sehari-hari yang umum dilakukan oleh banyak orang di seluruh dunia. Namun, konsumsi dua minuman ini kerap dikaitkan dengan dampaknya terhadap kesehatan tulang.
Kopi menjadi salah satu minuman yang jarang dilewatkan banyak orang, terutama di pagi hari. Tak sekadar minuman penghilang rasa kantuk, kopi juga ternyata dikaitkan dengan perlambatan penuaan biologis hingga sekitar lima tahun.
Bagi banyak orang, kopi menjadi pilihan untuk memulai hari karena memberikan semangat dan menghilangkan kantuk. Namun ternyata, kopi tidak hanya berfungsi sebagai penghilang kantuk, tetapi juga memiliki manfaat lain terhadap hormon tubuh.
Ngopi menjadi salah satu hobi banyak orang saat ini. Namun apabila tidak dilakukan dengan benar, kebiasaan ini dapat menimbulkan penyakit. Lalu bagaimana caranya?
Memiliki kulit glowing atau healthy skin ternyata bukan sekadar hasil penggunaan skincare atau perawatan dari luar. Dalam sesi GenZone Talks, Dokter Spesialis Bedah Plastik, Timotius Hansen, menjelaskan bahwa indikator kulit sehat dilihat dari kondisi kulit yang seimbang secara alami.
Espresso dan kopi hitam mungkin memiliki kesamaan dari tampak luarnya. Namun, dua gaya penyajian kopi ini ternyata memiliki perbedaan signifikan dalam kandungan kafein dan antioksidan.