Kumpulan Berita
BTN memperluas akses masyarakat terhadap kepemilikan rumah sekaligus memperkuat pembiayaan ekosistem perumahan dari hulu hingga hilir.
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) mencatat program pembayaran angsuran KPR menggunakan sampah telah berhasil mengumpulkan lebih dari 1.261 kilogram sampah dari 21 klaster perumahan hingga Maret 2026. Untuk menekan emisi rumah tangga, perseroan akan memperluas program tersebut ke delapan provinsi dan 15 kota di Indonesia.
Pemerintah tengah mengkaji skema Kredit Pemilikan Rumah (KPR) dengan tenor hingga 40 tahun guna memperluas akses kepemilikan hunian bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Kebijakan ini diharapkan dapat membantu masyarakat, khususnya kelompok desil 1 dan 2, agar lebih mudah mendapatkan pembiayaan rumah.
BTN menyalurkan 6 juta unit Kredit Pemilikan Rumah (KPR) sejak tahun 1976 hingga awal April 2026 senilai Rp530 triliun.