Kumpulan Berita
Dari sisi spesifikasi, KRI Sriwijaya-100 memiliki panjang sekitar 180 meter dengan bobot mencapai 12.000 ton.
TNI AL juga memiliki KRI Irian. Kapal perang terbesar yang pernah dimiliki Indonesia dari kelas light cruiser alias penjelajah ringan yang dibeli dari Uni Soviet pada 1962.
KRI Sriwijaya- 100 yang sebelumnya bernama ITS Giuseppe Garibaldi, resmi berganti nama melalui flag raising dan pengibaran bendera Merah Putih.
Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali mengatakan, kondisi KRI Sriwijaya-100 saat ini masih sangat baik dan siap dioperasikan
Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali mengungkap alasan di balik pemberian nama KRI Sriwijaya-100 untuk kapal induk pertama Indonesia yang sebelumnya bernama ITS Giuseppe Garibaldi milik Angkatan Laut Italia.
Kapal perang eks Angkatan Laut Italia, ITS Giuseppe Garibaldi, resmi bergabung dengan TNI Angkatan Laut (AL) setelah berganti nama menjadi KRI Sriwijaya-100. Pengalihan status kapal ditandai dengan prosesi reflagging atau pergantian bendera Italia menjadi Merah Putih di Dermaga 107 Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (24/9/2026).
Kapal induk ini rencananya akan menjadi bagian dari penguatan kemampuan matra laut TNI, khususnya dalam mendukung Operasi Militer Selain Perang (OMSP).
TNI AL memastikan kapal induk pertama milik Indonesia ini diberi nama KRI Sriwijaya setelah sebelumnya sempat diberi nama KRI Gajah Mada.