Kumpulan Berita
Istana melalui Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI, Muhammad Qodari, menjelaskan soal lawatan Presiden RI Prabowo Subianto ke Paris, Prancis, selama empat hari pada 26-29 Mei 2026. Ia menegaskan sejak awal agenda kunjungan Prabowo hanya ke Prancis. Tidak ada rencana ke negara-negara lain, termasuk Italia.
Juru Bicara Partai Gerindra, Sugiat Santoso, menyebut Presiden Prabowo Subianto akan melanjutkan lawatan ke Austria dan Hungaria usai berkunjung ke Prancis. Menurutnya, ketiga negara tersebut memiliki posisi strategis bagi kepentingan Indonesia.
Presiden Prabowo Subianto telah merampungkan kunjungan singkat selama dua hari ke dua negara super power, yakni Federasi Rusia dan Prancis. Kunjungan tersebut menitikberatkan pada penguatan hubungan bilateral serta arah strategis kerja sama kedua negara.
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Prasetyo Hadi mengatakan kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke Jepang untuk memenuhi undangan dari Kaisar Naruhito. Pertemuan ini juga akan membahas sejumlah isu strategis dari perdagangan hingga pendidikan.
Presiden Prabowo Subianto akan melakukan kunjungan resmi ke Jepang pada 29 hingga 31 Maret 2026. Dalam kunjungan tersebut, Prabowo dijadwalkan bertemu dengan Kaisar Naruhito dan Perdana Menteri Sanae Takaichi.
Presiden Prabowo Subianto melanjutkan rangkaian kunjungan kerjanya ke Uni Emirat Arab (UEA) pada Rabu (25/2/2026). Pesawat Garuda Indonesia-1 yang membawa Presiden Prabowo dan rombongan mendarat di Bandar Udara Presidential Flight, Abu Dhabi, sekitar pukul 18.00 waktu setempat.
Presiden Prabowo Subianto melakukan pertemuan dengan Raja Inggris Charles III di London, Inggris, Rabu 21 Januari 2026.
Presiden Prabowo Subianto kembali menunjukkan komitmennya terhadap agenda strategis nasional. Meski tengah menjalani kunjungan kerja di London, Inggris, Prabowo tetap memimpin rapat terbatas (ratas) secara virtual untuk membahas penertiban kawasan hutan nasional, Senin (19/1/2026).