Kumpulan Berita
Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan merilis data terbaru mengenai kepatuhan pelaporan SPT Tahunan PPh untuk Tahun Pajak 2025. Tercatat sebanyak 3.551.799 SPT telah masuk ke sistem perpajakan nasional hingga pukul 07.00 WIB pada Senin (23/2/2026).
Terdapat pelaporan dari WP dengan periode beda tahun buku (dilaporkan mulai 1 Agustus 2025), yang mencakup 120 WP Badan Rupiah dan 3 WP Badan Dolar AS.
11,2 juta di antaranya merupakan wajib pajak karyawan, sementara 2,2 juta lainnya adalah pekerja bebas atau nonkaryawan.
Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan mencatat 12,79 juta Surat Pemberitahuan (SPT) Tahunan Pajak Penghasilan (PPh) tahun pajak 2024 telah dilaporkan.
Direktorat Jenderal Pajak (DJP) menghapus sanksi telat bayar pajak dan lapor SPT tahunan.
Proses pelaporan SPT kini semakin mudah dengan adanya sistem e-Filing yang disediakan oleh Direktorat Jenderal Pajak
DJP Jakarta Khusus melakukan pendampingan pengisian Surat Pemberitahuan (SPT) Tahunan bagi sekitar 300 dosen dan staf Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI).
Telat lapor pajak Surat Pemberitahuan (SPT) Tahunan apakah akan kena denda?