Kumpulan Berita
Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) resmi melantik sejumlah pejabat baru di lingkungan organisasinya pada Selasa (21/7/2026) lalu. Prosesi pelantikan dipimpin langsung oleh Ketua Dewan Komisioner LPS, Anggito Abimanyu, sebagai langkah strategis untuk memperkuat tata kelola dan pelaksanaan tugas lembaga melalui penerapan sistem meritokrasi yang independen.
Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), Anggito Abimanyu mendesak penguatan kedudukan hukum Badan Pengelola Jaminan Produk Halal (BPJPH) untuk diposisikan sebagai regulator tunggal, koordinator, sekaligus perumus kebijakan industri halal nasional.
Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) memutuskan untuk meningkatkan tingkat bunga penjaminan (TBP) 3,75 persen untuk simpanan rupiah di bank umum. Peningkatan TBP secara tiba-tiba ini berlaku untuk periode 1 Juli sampai dengan 30 September 2026.
Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) menyatakan, masih ada 15 juta penduduk Indonesia usia produktif yang belum memiliki rekening bank.
Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) memutuskan untuk mempertahankan tingkat bunga penjaminan (TBP) sebesar 3,50 persen.
LPS meyakini Program Penjaminan Polis (PPP) akan menjadi katalis utama kebangkitan industri asuransi di Indonesia. Berlaku 2027.
Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) Anggito Abimanyu menyatakan akan memulai masa jabatannya dengan melakukan pemetaan.
Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) Anggito Abimanyu terpilih menjadi Ketua Dewan Komisioner (DK) Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) periode 2025- 2030.