Kumpulan Berita
Pemerintah berupaya mengejar target penyediaan rumah subsidi bagi masyarakat berpenghasilan rendah dengan menggenjot realisasi Kredit Program Perumahan (KPP), sekaligus menggerakkan roda ekonomi rakyat melalui Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP).
Langkah ini ditempuh untuk mendongkrak realisasi pembiayaan perumahan rakyat, khususnya rumah subsidi
Maruarar, yang juga menjabat sebagai Ketua Komite Tapera, membandingkan performa lembaga tersebut dengan keberhasilan skema Kredit Usaha Rakyat (KUR) Perumahan
Rumah susun (rusun) subsidi bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) resmi mulai dibangun di lahan milik PT Kereta Api Indonesia (KAI) yang berada di samping Stasiun Manggarai, Jakarta Selatan. Pembangunan rusun tersebut ditargetkan rampung dalam waktu 18 bulan.
Rumah susun (rusun) subsidi untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) resmi mulai di samping Stasiun Manggarai, Jakarta Selatan. Proyek tersebut menyediakan total 3.784 unit hunian.
Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait menegaskan komitmen pemerintah mempercepat pembangunan dan penyediaan rumah bagi masyarakat. Di bawah pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, Kementerian PKP terus memperkuat ekosistem perumahan melalui pembangunan rumah, peningkatan kualitas hunian, subsidi, dan pembiayaan.
Kondisi tersebut menjadi salah satu tantangan dalam upaya pemerintah menyediakan hunian bagi masyarakat, khususnya melalui pembangunan rumah susun
Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait memastikan kenaikan suku bunga acuan Bank Indonesia (BI Rate) tidak akan memengaruhi program rumah subsidi.