Kumpulan Berita
Serangan ini dilancarkan beberapa pekan sebelum Myanmar menggelar pemilu.
Warga mengatakan tubuh sejumlah korban hancur akibat ledakan.
PBB mengungkap militer Myanmar mengimpor senjata dan material lainnya senilai 1 miliar USD.
Junta militer mengatakan serangan itu untuk memulihkan perdamaian dan syabilitas.
Serangan yang terjadi pada Selasa (11/4/2023) menargetkan sebuah desa di barat laut wilayah Sagaing.
Jika jumlah korban terkonfirmasi, ini menjadi salah satu serangan paling mematikan oleh militer Myanmar.
Para serdadu tersebut memberi penjelasan rinci tentang berbagai pelanggaran HAM yang mereka sebut diperintahkan dari atasan.
Enam serdadu yang membelot memberikan kesaksian mereka atas kekejaman yang dilakukan tentara Myanmar.