Kumpulan Berita
Polri sukses mengawal penyelenggaraan mudik Lebaran 2026. Hal tersebut ternyata mendongkrak tingkat kepercayaan publik terhadap Korps Bhayangkara.
Berbagai program strategis pemerintah berjalan efektif saat penyelenggaraan mudik Lebaran 2026. Sebab, dianggap mampu menciptakan rasa aman dan nyaman bagi puluhan juta pemudik, sehingga mencerminkan tingginya kepuasan masyarakat.
Survei Indikator Politik Indonesia menunjukkan mayoritas pemudik merasa puas terhadap fasilitas dan layanan selama pelaksanaan arus mudik dan balik Lebaran 2026.
Anggota Komisi III DPR RI Martin Tumbelaka menilai kinerja Kakorlantas Polri Irjen Agus Suryonugroho beserta jajarannya dalam pelaksanaan pengamanan arus mudik dan balik Lebaran Idul Fitri 1447 H telah menurunkan angka kecelakaan dan fatalitas.
Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi mengungkapkan bahwa realisasi pergerakan masyarakat selama periode Lebaran 2026 mencapai 147,55 juta orang. Meski angka ini melampaui proyeksi survei awal pemerintah sebesar 143,92 juta orang, secara tahunan jumlah tersebut mencatatkan penurunan sebesar 4,57 persen dibandingkan realisasi tahun 2025 yang mencapai 154,62 juta orang.
Jumlah penumpang meningkat signifikan, mencerminkan meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap layanan transportasi publik.
PT KAI Daop 1 Jakarta mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan aktivitas di jalur rel kereta api selama masa arus balik Lebaran 2026. Imbauan ini disampaikan menyusul masih tingginya mobilitas penumpang serta adanya temuan perilaku tidak tertib di sekitar jalur rel.
Arus lalu lintas kendaraan menuju Lingkar Gentong dan sebaliknya terpantau padat merayap pada Minggu (29/3/2026) atau H+8 arus balik Lebaran.