Kumpulan Berita
Menteri Perdagangan Budi Santoso menyatakan optimistis tren positif neraca perdagangan nasional tersebut bakal terus berlanjut
Penyebab utama defisit ini ditengarai berasal dari laju pertumbuhan impor yang lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan ekspor nasional.
Kondisi ini sekaligus menjadi defisit perdana setelah mencatat surplus selama 72 bulan berturut-turut.
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat surplus neraca perdagangan barang Indonesia sebesar USD2,51 miliar pada Desember 2025.
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat surplus neraca perdagangan Indonesia sebesar USD4,34 miliar pada September 2025
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat surplus neraca perdagangan Indonesia sebesar USD4,17 miliar pada Juli 2025.
Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan surplus neraca perdagangan barang Indonesia sebesar USD4,10 miliar pada Juni 2025.
Neraca perdagangan Indonesia kembali mencatatkan surplus pada April 2025 sebesar USD 0,16 miliar.