Kumpulan Berita
Aktivitas pasar modal Indonesia sepanjang 23??"27 Februari 2026 diwarnai maraknya pencatatan instrumen utang di Bursa Efek Indonesia (BEI). Selama periode tersebut, tercatat delapan efek baru dengan total Rp14,01 triliun yang terdiri dari enam obligasi dan dua sukuk resmi melantai di bursa.
BEI, OJK, dan KSEI menegaskan langkah reformasi dan transparansi pasar modal
Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat total emisi obligasi dan sukuk yang tercatat sepanjang 2025 sebanyak 173 emisi
IHSG diproyeksikan menguat ke level 8.168 didorong data konsumsi domestik dan sinyal pelonggaran The Fed. Investor menanti data ekonomi dalam negeri dan kebijakan The Fed. IPOT merekomendasikan saham ASII, JSMR, ICBP, dan obligasi FR0100.
IHSG mencatatkan penguatan tipis sebesar 0,23% selama sepekan, dengan kapitalisasi pasar mencapai Rp15.079 triliun. Frekuensi transaksi harian meningkat, namun nilai transaksi harian justru menurun. Investor asing mencatatkan beli bersih, namun secara akumulatif masih net sell.
Adhi Karya melunasi obligasi Rp1,2 triliun menjelang pembentukan holding BUMN Karya. Langkah ini menunjukkan komitmen pengelolaan keuangan yang baik dan memperkuat posisi perusahaan dalam proses konsolidasi.
Danantara Indonesia akan menerbitkan Patriot Bonds, instrumen pembiayaan yang mengajak pengusaha nasional berkontribusi pada pembangunan jangka panjang Indonesia. Inisiatif ini didukung pelaku usaha terkemuka dan bertujuan memperkuat kemandirian pembiayaan nasional.
PT PP Presisi Tbk (PPRE) menyelesaikan pelunasan Obligasi Berkelanjutan I Tahap I Tahun 2022 Seri A sebesar Rp107 miliar