Kumpulan Berita
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan penggeledahan terkait kasus dugaan korupsi yang menyeret Bupati nonaktif Lampung Tengah, Ardito Wijaya. Penggeledahan ini menyasar tiga lokasi.
KPK menilai temuan ini menunjukkan masih tingginya biaya politik di Indonesia yang berakibat pada para kepala daerah terpilih mempunyai beban besar untuk mengembalikan modal politik.
Politikus Partai Golkar ini tak berbicara panjang lebar kepada awak media yang telah menunggunya. Ardito langsung masuk ke dalam mobil tahanan KPK.
Plh Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Mungki Hadipratikto mengatakan, selain Ardito, lembaga antirasuah juga menetapkan empat orang lainnya.
Politikus Partai Golkar ini juga terlihat telah mengenakan borgol di tangannya. Ia datang bersama dua orang lainnya.
Namun, Budi belum mengungkapkan berapa jumlah uang tunai dan emas yang diamankan. Budi menyebut rincian barang bukti itu akan diungkapkan dalam rilis media pada sore hari ini.
Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo mengungkapkan, operasi senyap ini bermula dari memeriksa beberapa orang di Jakarta dan Lampung pada Selasa (9/12).
Bahlil mengaku belum mendapatkan informasi soal penangkapan Bupati Lampung Tengah tersebut.