Kumpulan Berita
Keterbatasan tersebut salah satunya terjadi setelah pengungkapan 25 merek beras fortifikasi yang tidak memenuhi standar.
Kepastian tersebut disampaikannya saat meninjau langsung penanganan masyarakat terdampak bencana di NTT.
Penambahan tersebut dilakukan karena jumlah gudang yang tersedia masih belum mencukupi untuk melayani seluruh kabupaten dan kota di wilayah Papua.
Stok beras yang dikelola Bulog telah mencapai 4,9 juta ton dan diproyeksikan segera menembus 5 juta ton dalam waktu dekat.
HKTI menegaskan stok beras nasional dinilai aman berdasarkan kondisi di lapangan maupun data resmi.