Kumpulan Berita
SATRIA-1 akan segera mengkoneksikan titik-titik layanan publik serta meningkatkan konektivitas layanan publik di daerah 3T.
Banyak yang mungkin bertanya kenapa satelit tidak jatuh ke Bumi padahal ada gravitasi bumi?
Satelit tersebut pun nantinya akan memiliki kapasitas 150 Gbps.
Skema ini merupakan upaya pemerintah dalam membangun pemerataan infrastruktur teknologi.
Peluncuran Satelit Republik Indonesia (Satria)-1 menjadi sejarah baru telekomunikasi Indonesia.
Mahfud mengatakan, SATRIA-1 akan menjangkau seluruh wilayah Tanah Air.
Satelit multifungsi milik Pemerintah itu akan menempati orbit 146°BT tepat di atas Pulau Papua.
Pada akhir 2023 SATRIA-1 sudah mulai bisa diuji coba dan, jika tidak ada kendala, mulai beroperasi pada 2024.